Pada hari
senin, 16 Maret 2015, saya dan teman – teman lainnya mengunjungi Taman Mini
Indonesia Indah, khususnya ke museum IPTEK. Kami berangkat dari jam 7 pagi, dan
sesampainya disana kurang lebih jam 10. Memakan waktu cukup lama di perjalanan
karena tidak semua yang ikut membawa kendaraan sendiri sehingga harus saling
tunggu.
Untuk tiket
masuk ke TMII nya diharuskan membayar 10rb per orang. Dan untuk masuk ke dalam
IPTEKnya sendiri diharuskan membayar 16rb per orang. Ketika masuk ke dalam,
disana ada peragaan Dinosaurus dan foto 3 dimensi. Banyak fakta – fakta menarik
tentang dinosaurus disana yang tidak saya ketahui.
Kemudian kami
melanjutkan mencoba alat peraga lainnya. Disana terdapat juga peragaan satelit–
satelit yang terhubung di Indonesia. Misal dari Jawa ke Sumatera, Sumatera ke
Kalimantan, dll.
Selanjutnya kami
mencoba alat peraga lainnya lagi. Kami mencoba alat peragaan dawai tanpa senar.
Dawai tersebut menggunakan sensor sehingga dapat bunyi seolah – olah kita
memetik senarnya padahal tidak ada.
Kemudian kami melanjutkan lagi ke tempat peragaan
pengaruh roda terhadap bobot dari roda
itu sendiri. Pengaruh pada massa roda berpengaruh pada kecepatan laju roda.
Setelah mencoba
beberapa alat peragaan di IPTEK, kami semua memutuskan untuk ke anjungan. Kami tidak
bisa mencoba satu persatu alat peraga disana karena sangat banyak. Sekitar 250
lebih alat peraga yang tidak semuanya dapat kami coba. Setelah sampai di
anjungan Sulawesi Tenggara, kami istirahat sebentar. Makan makanan snack dan
saling bercanda. Sehabis itu kami Sholat di Masjid Dipenogoro, dan kamipun
pulang ke rumah masing masing.











